Golput dan Demokrasi “Kaum Penjahat”

Mencermati perkembangan politik dan partai politik akhir-akhir Ini ada beberapa fenomena yang patut menjadi catatan penting. Beberapa hal tersebut antara lain soal jebloknya kredibilitas partai politik dan besarnya angka golput (golongan putih) masyarakat dalam setiap pemilihan kepala daerah (pilkada). Baca Lanjutannya…

Globalisasi dan Demokrasi: Dua Wajah Utama Pergeseran Masa

Suatu ketika, di masa datang, barangkali para sejarawan akan merekam perjalanan waktu dengan catatan bahwa salah satu hal utama yang menandai pergeseran masa dari abad kesembilanbelas hingga abad keduapuluh satu adalah semakin terintegrasinya wilayah-wilayah di berbagai penjuru jagat. Baca Lanjutannya…

Fenomena Artis Berpolitik dan Demokrasi Keblinger

Saat ini terjadi sebuah fenomena menarik dalam kehidupan demokrasi di Indonesia. Artis, sebagai bagian dari warga negara, ramai-ramai mencalonkan diri atau dicalonkan oleh partai politik untuk menduduki jabatan publik. Baca Lanjutannya…

Model-Model Demokrasi

Oleh Eric Hiariej

Apa prinsip-prinsip demokrasi yang paling mendasar? Jika kita melakukan pengamatan sederhana terhadap opini publik yang berkembang di Indonesia dalam sekitar satu dekade terakhir “kebebasan” (liberty) dan “persamaan” (equality) merupakan dua prinsip yang paling sering dibicarakan. Baca Lanjutannya…

Rakyat dan Konsolidasi Demokrasi

Oleh Rusli Jaenal

Pengalaman proses transisi politik di Indonesia sampai pada pemilu legislatif dan pilpres (pemilihan presiden) putaran pertama kemarin masih mengundang banyak pertanyaan skeptis dalam benak kita. Baca Lanjutannya…

Saatnya Kaum Muda Berperan Aktif; Wujudkan Konsolidasi Demokrasi

Ketika demokrasi menjadi pilihan system ketatanegaraan bangsa ini yang dimaknai sebagai pemerintahan rakyat, dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat, substansi tersebut menjadi pijakan dasar atas semua terjemahan sikap dari apparatus pemangku kebijakan sampai masyarakat dalam tata kelola pemerintahan, maupun dalam prilaku kehidupan berbangsa dan bernegara demi perwujudan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia. Baca Lanjutannya…

Membangun Budaya Demokrasi melalui Pendidikan

Oleh Sawali Tuhusetya

Perilaku elite politik politik partai “kecil” yang menyangsikan kejurdilan Pemilu 1999 tanpa bukti dan argumentasi yang jelas, bertingkah “inkonstitusional” dengan tetap bertahan diri meskipun partainya jelas-jelas tidak dipilih rakyat atau minta jatah kursi di parlemen yang amat-sangat tidak rasional, setidaknya memberikan gambaran bahwa kita masih belum memiliki budaya demokrasi seperti yang diharapkan. Baca Lanjutannya…

Demokrasi dan Kepemimpinan

Oleh  Sayidiman Suryohadiprojo

Belakangan ini mulai berkembang pendapat bukan sistem politik tepat untuk Indonesia. Pendapat itu terutama dinyatakan karena ada kesangsian apakah demokrasi yang digelorakan sejak Reformasi dapat menghasilkan perbaikan keadaan negara bangsa. Atau Indonesia malahan menjadi makin mundur dan kacau. Baca Lanjutannya…

Sisi Kusut Demokrasi

Demokrasi, dalam teorinya, mudah dipahami dan dicerna. Tapi dalam praktiknya, pemerintahan berdasar mayoritas itu sering rumit bak benang kusut. Baca Lanjutannya…

“Bale Desa”, Simbol Demokrasi Pedesaan?

Oleh Sukron Abdilah

Dahulu kala, kegiatan pemerintahan desa umumnya diselenggarakan dari sebuah bangunan yang bernama bale desa. Tempat ini kerap digunakan sebagai medium untuk merumuskan kebijakan yang dilaksanakan pemerintah desa bersama tokoh masyarakat dari setiap kampung. Baca Lanjutannya…