Mencermati perkembangan politik dan partai politik akhir-akhir Ini ada beberapa fenomena yang patut menjadi catatan penting. Beberapa hal tersebut antara lain soal jebloknya kredibilitas partai politik dan besarnya angka golput (golongan putih) masyarakat dalam setiap pemilihan kepala daerah (pilkada).
Juni 16, 2009
Kategori: Ruang Publik . Yang berkaitan:
Aspirasi Politik, Elite Politik, Golput, Parpol . Penulis: simpul . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
Suatu ketika, di masa datang, barangkali para sejarawan akan merekam perjalanan waktu dengan catatan bahwa salah satu hal utama yang menandai pergeseran masa dari abad kesembilanbelas hingga abad keduapuluh satu adalah semakin terintegrasinya wilayah-wilayah di berbagai penjuru jagat.
Juni 16, 2009
Kategori: Ruang Publik . Yang berkaitan:
Demokratisasi, Globalisasi, Liberalisme, Pasar Global, Revolusi . Penulis: simpul . Komentar: 1 Komentar
Saat ini terjadi sebuah fenomena menarik dalam kehidupan demokrasi di Indonesia. Artis, sebagai bagian dari warga negara, ramai-ramai mencalonkan diri atau dicalonkan oleh partai politik untuk menduduki jabatan publik.
Juni 16, 2009
Kategori: Ruang Publik . . Penulis: simpul . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
Oleh Eric Hiariej
Apa prinsip-prinsip demokrasi yang paling mendasar? Jika kita melakukan pengamatan sederhana terhadap opini publik yang berkembang di Indonesia dalam sekitar satu dekade terakhir “kebebasan” (liberty) dan “persamaan” (equality) merupakan dua prinsip yang paling sering dibicarakan.
Juni 16, 2009
Kategori: Ruang Publik . Yang berkaitan:
Kelompok Sosial, Model-Model Demokrasi, negara, Otoritas politik, Pluralisme . Penulis: simpul . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
Oleh Rusli Jaenal
Pengalaman proses transisi politik di Indonesia sampai pada pemilu legislatif dan pilpres (pemilihan presiden) putaran pertama kemarin masih mengundang banyak pertanyaan skeptis dalam benak kita.
Juni 2, 2009
Kategori: Ruang Publik . Yang berkaitan:
Krisis Legitimasi, PilPres, Reformasi . Penulis: simpul . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
Ketika demokrasi menjadi pilihan system ketatanegaraan bangsa ini yang dimaknai sebagai pemerintahan rakyat, dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat, substansi tersebut menjadi pijakan dasar atas semua terjemahan sikap dari apparatus pemangku kebijakan sampai masyarakat dalam tata kelola pemerintahan, maupun dalam prilaku kehidupan berbangsa dan bernegara demi perwujudan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.
Juni 2, 2009
Kategori: Opini . Yang berkaitan:
Demokrasi Terpimpin, Kontra Demokrasi . Penulis: simpul . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
Oleh Sawali Tuhusetya
Perilaku elite politik politik partai “kecil” yang menyangsikan kejurdilan Pemilu 1999 tanpa bukti dan argumentasi yang jelas, bertingkah “inkonstitusional” dengan tetap bertahan diri meskipun partainya jelas-jelas tidak dipilih rakyat atau minta jatah kursi di parlemen yang amat-sangat tidak rasional, setidaknya memberikan gambaran bahwa kita masih belum memiliki budaya demokrasi seperti yang diharapkan.
Juni 2, 2009
Kategori: Uncategorized . Yang berkaitan:
Elite Politik, Manuver, Orde Baru, Pembelajaran Demokrasi . Penulis: simpul . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar
Oleh Sayidiman Suryohadiprojo
Belakangan ini mulai berkembang pendapat bukan sistem politik tepat untuk Indonesia. Pendapat itu terutama dinyatakan karena ada kesangsian apakah demokrasi yang digelorakan sejak Reformasi dapat menghasilkan perbaikan keadaan negara bangsa. Atau Indonesia malahan menjadi makin mundur dan kacau.
Juni 2, 2009
Kategori: Ruang Publik . Yang berkaitan:
Demokrasi, Kepemimpinan, Perkembangan Politik, Sosial Masyarakat . Penulis: simpul . Komentar: Tinggalkan sebuah Komentar