Arsip untuk Februari, 2010

“Jajan” versus Nikah Siri

Posted on Februari 17, 2010. Filed under: Pustaka Wacana | Tag:, , |

Sejak beredar kabar masalah nikah siri, kawin mut’ah, serta poligami yang tidak dilakukan di hadapan pejabat pencatat nikah telah menjadi bagian dari draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Hukum Materiil Peradilan Agama Bidang Perkawinan

Read Full Post | Make a Comment ( 1 so far )

Cacat Ke India dengan Sepeda

Posted on Februari 17, 2010. Filed under: Ruang Publik | Tag:, |

Cacat tubuh tak boleh memadamkan semangat untuk membantu orang lain dan menyelamatkan lingkungan. Dhanshyam Devang bisa menjadi salah satu contoh. Meski cacat kaki, dan menggunakan protesis (kaki palsu) di kaki kirinya, pria India tersebut nekad untuk keliling negerinya yang seluas 3,29 juta km persegi dan memiliki garis pantai 7 ribu km.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

SBY, Adillah Dirimu!

Posted on Februari 16, 2010. Filed under: Ruang Publik | Tag: |

Sejumlah tokoh dari kawasan timur Indonesia meminta pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berlaku adil dalam mengartikulasikan percepatan pembangunan daerah tertinggal, agar implementasinya secara kuantitas maupun kualitas lebih banyak dinikmati oleh wilayah lain.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Sang Jubir Presiden….

Posted on Februari 16, 2010. Filed under: Ruang Publik | Tag: |

Dalam sejarah pemerintahan di Indonesia, adanya juru bicara presiden secara resmi dimulai pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid (1999-2001). Rabu, 11 Oktober 2000, di ruang pers di belakang Gedung Bina Graha, Jalan Veteran, Jakarta, Wimar Witoelar mengatakan kepada sekitar 40 wartawan yang sehari-hari meliput peristiwa kepresidenan: ”Tugas para juru bicara (jubir) adalah meletakkan dialog antara Presiden [...]

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Sanksi untuk Kawin Siri Harusnya Perdata

Posted on Februari 16, 2010. Filed under: Ruang Publik | Tag:, , |

Meskipun Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa menyetujui adanya sanksi bagi pelaku pernikahan siri, bentuknya adalah hukuman perdata, bukan pidana, seperti yang diajukan dalam RUU.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Pajak Bukan Instrumen Politik

Posted on Februari 16, 2010. Filed under: Ruang Publik | Tag: |

Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar menilai, pajak merupakan instrumen fiskal untuk menciptakan dan meningkatkan penerimaan negara serta akhirnya pertumbuhan ekonomi. Pajak bukan instrumen politik. Oleh karena itu, pajak harus ditempatkan pada konteksnya secara finansial dan perekonomian.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Menguji Konsistensi Dewan

Posted on Februari 12, 2010. Filed under: Tak Berkategori | Tag:, |

Hasil sementara Pansus Angket Bank Century cukup mengagetkan. Ada perubahan peta politik di Senayan. Koalisi parpol yang bergabung dengan pemerintah benar-benar pecah. Hanya Partai Demokrat -sebagai penyangga utama- dan PKB yang berada di belakang pemerintah untuk membenarkan bailout Rp 6,7 triliun itu.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Menggaji Pejabat secara Adil

Posted on Februari 12, 2010. Filed under: Tak Berkategori | Tag:, , |

Dalam kurun waktu 2009 dan awal 2010, pemerintah berturut-turut menggagas program yang sangat tidak populis. Mulai pembelian mobil dinas mewah bagi para pejabat negara, rencana pembelian pesawat kepresidenan, renovasi pagar istana, hingga yang terakhir, ide menambah kocek pejabat publik kita melalui kebijakan menaikkan gaji pejabat negara.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Hukuman Mati Harus tanpa Ragu

Posted on Februari 12, 2010. Filed under: Tak Berkategori | Tag:, , |

Hukuman yang dipandang terberat adalah melenyapkan eksistensi seseorang. Kita mengenalnya sebagai hukuman mati. Hari-hari ini, hukuman mati menjadi kontroversi lagi. Bukan kontroversi, persisnya. Tetapi perdebatan abadi antara kelompok prohukuman mati dan kelompok yang ingin menghapuskannya (abolisionis).

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Gus Dur dan Sektor Pariwisata

Posted on Februari 12, 2010. Filed under: Pustaka Wacana | Tag:, |

Pada  ahad (08/02) al-maghfurllah KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) genap 40 hari meninggalkan kita. Sejak wafatnya sampai hari ini, banyak julukan untuk cucu pendiri NU tersebut. Mulai bapak pluralisme, bapak demokrasi, sampai mujaddid dalam siklus 100 tahunan. Bahkan, banyak yang mengusulkan Gus Dur sebagai pahlawan nasional.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Gertak Sambal Reshuffle Kabinet

Posted on Februari 12, 2010. Filed under: Pustaka Wacana | Tag:, , , |

Usia Kabinet Indonesia Bersatu jilid II sudah lebih dari seratus hari. Dari Istana Presiden di Cipanas, sang nakhoda memaklumatkan keberhasilan pemerintahannya. Menurut dia, hingga seratus hari kerja -sejatinya seratus hari plus lima tahun- (program pemerintahan) telah mencapai target (sukses) 99 persen.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Menjaga Etika di Tengah Upaya Mendemokrasikan Diri

Posted on Februari 8, 2010. Filed under: Ruang Publik | Tag:, , |

Kita, katanya, adalah bangsa yang menjunjung etika. Tapi, apakah sekarang kita benar-benar menempatkan etika itu di tempat yang tinggi? Beberapa peristiwa yang terjadi belakangan ini mungkin bisa menjadi cerminnya. Adakah ia masih utuh terjaga ataukah telah retak di sana-sini karena deru dalam mendemokrasikan diri di negeri ini.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Julukan Semar untuk Gus Dur

Posted on Februari 8, 2010. Filed under: Pustaka Wacana | Tag:, , |

Tidak terasa, Ahad besok adalah 40 hari wafatnya almaghfurllah KH Abdurrahman Wahid Ad Dakhil alias Gus Dur. Hingga hari ini, ribuan pelayat masih terus berdatangan ke makam beliau di Tebuireng, Jombang. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Juga beberapa tokoh dari luar negeri. Penghormatan juga diberikan tokoh lintas agama.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Gus Dur dan Siklus 100 Tahunan

Posted on Februari 8, 2010. Filed under: Pustaka Wacana | Tag:, , |

HINGGA kini, mungkin publik belum tahu mengapa Gus Dur sering melawan arus sehingga terkesan kontroversial. Bapak demokrasi-pluralisme itu bahkan sering pasang badan ketika memperjuangkan prinsip kebenaran yang diyakini.

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

6 Februari 2010

Posted on Februari 3, 2010. Filed under: Agenda dan Kegiatan | Tag:, |

Program Sekolah Demokrasi Kota Batu akan melakukan pelaksanaan seleksi psikotes selama dua hari penuh yang terdiri 2 gelombang seleksi. Hanya 60 pendaftar yang dinyatakan lolos dalam seleksi awal (seleksi administrasi) yang akan diikutsertakan dalam seleksi psikotes ini. Hasil dari seleksi psikotes ini akan menjadi bahan pertimbangan bagi tim pelaksana untuk menentukan peserta Sekolah Demokrasi untuk [...]

Read Full Post | Make a Comment ( 2 so far )

« Entri Sebelumnya

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.