Mewujudkan Cita-Cita Ki Hadjar Dewantara
Pendidikan Indonesia sudah melenceng jauh dari harapan dan cita-cita bapak pendidikan nasional Ki Hadjar Dewantara. Pendidikan Indonesia harus kembali pada model pendidikan yang dikembangkan oleh Ki Hadjar, yakni pendidikan yang bisa dinikmati oleh semua rakyat.
Bukan pendidikan mahal yang hanya dinikmati oleh orang kaya. Pendidikan sekarang ini sudah merupakan bentuk komersialisasi dan liberalisasi pendidikan. Biaya pendidikan yang mahal sehingga tidak mampu dijangkau oleh rakyat kecil. Sistem pendidikan di Indonesia saat ini telah mengarah pada kapitalis dan secara terang-terangan mengomersialkan pendidikan.
Sudah menjadi tugas pemerintah memberi pendidikan bagi masyarakatnya. Jangan dibedakan pendidikan dari kemampuan masyarakat. Kasihan masyarakat kurang mampu yang hanya bisa menikmati pendidikan reguler karena tak sanggup membayar uang masuk ke sekolah dengan status SBI atau RSBI. Rakyat yang memiliki kemampuan terbatas, tak bisa mengenyam pendidikan bermutu akibat mahalnya biaya pendidikan. Penjualan bangku pun kini menjadi sesuatu yang legal, lewat program bernama sekolah berstandar internasional (SBI) atau rintisan berstandar internasional (RSBI).
Karena itu, kita berharap Mendiknas Muhammad Nuh bisa mengembalikan sistem pendidikan Indonesia yang tidak lagi mengotakkan antara kaya dan masyarakat yang memiliki kemampuan terbatas, tetapi pendidikan yang bermutu dan terjangkau bagi semua golongan masyarakat.
Wawan Budyawan Spd
Pemerhati Masalah Sosial dan Budaya

