<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Simpul Demokrasi</title>
	<atom:link href="http://simpuldemokrasi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com</link>
	<description>Membangun Wacana Kritis Rakyat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 May 2010 03:45:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='simpuldemokrasi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/b14a762a7339f4c777120985f4b546b0?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Simpul Demokrasi</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://simpuldemokrasi.wordpress.com/osd.xml" title="Simpul Demokrasi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Hak Menyatakan Pendapat Ganggu Kinerja Pemerintah</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/hak-menyatakan-pendapat-ganggu-kinerja-pemerintah/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/hak-menyatakan-pendapat-ganggu-kinerja-pemerintah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 03:45:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pustaka Wacana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[Anggota DPR dari Fraksi Demokrat, Achsanul Kosasih, mengatakan penggalangan hak menyatakan pendapat yang digulirkan oleh sejumlah anggota DPR dinilai hanya bertujuan untuk mengganggu kerja pemerintah. Pihaknya yakin tujuan mereka menggalang dukungan hanya untuk mengganggu pemerintah. Sebab, mungkin ujungnya adalah pemakzulan. Terkait dengan penggalangan hak menyatakan pendapat tersebut, saat ini sudah terkumpul 106 tanda tangan anggota [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=360&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anggota DPR dari Fraksi Demokrat, Achsanul Kosasih, mengatakan penggalangan hak menyatakan pendapat yang digulirkan oleh sejumlah anggota DPR dinilai hanya bertujuan untuk mengganggu kerja pemerintah. Pihaknya yakin tujuan mereka menggalang dukungan hanya untuk mengganggu pemerintah. Sebab, mungkin ujungnya adalah pemakzulan.<span id="more-360"></span></p>
<p>Terkait dengan penggalangan hak menyatakan pendapat tersebut, saat ini sudah terkumpul 106 tanda tangan anggota DPR dari total 300 tanda tangan yang ditargetkan. Penggalangan ini diawaki oleh sejumlah anggota DPR yang sebelumnya juga inisiator hak angket Century, seperti Bambang Soesatyo (Fraksi Golkar), Akbar Faisal (Fraksi Hanura), Maruarar Sirait (Fraksi PDIP), dan Lily Wahid (Fraksi PKB).</p>
<p>Menurut anggota DPR dari Fraksi Demokrat, Achsanul Kosasih, wacana penggunaan hak menyatakan pendapat muncul karena aparat penegak hukum terkesan lambat menindaklanjuti rekomendasi DPR terkait kasus Bank Century. Ini timbul karena kami kecewa rekomendasi paripurna atas kasus Bank Century tidak direspon sebagaimana diharapkan. Sebenarnya saat ini proses pemeriksaan kasus Bank Century yang dilakukan oleh penegak hukum sudah berjalan sebagaimana yang diharapkan.</p>
<p>Saya berharap hak menyatakan pendapat terkait kasus Bank Century yang digulirkan beberapa anggota DPR tidak kontra produktif dengan jalannya roda pemerintahan. Para anggota DPR yang menggalang hak menyatakan pendapat harus mempertimbangkan langkahnya, apakah akan mensejahterakan rakyat, ataukah hanya untuk politisasi masalah dan mendiskreditkan pemerintah. Kalau tujuannya hanya itu, sebaiknya tidak perlu ada hak menyatakan pendapat. Semoga para wakil rakyat mampu mewakili aspirasi rakyat, bukan aspirasi partai dan kepentingan partai atau kelompok.</p>
<p>Tata Rustadinata<br />
Panghegar Permai III, Ujung Berung, Bandung, 40613<br />
Emai: tata.rustadinata@gmail.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/360/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=360&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/hak-menyatakan-pendapat-ganggu-kinerja-pemerintah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyoal Kepergian Sri Mulyani</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/menyoal-kepergian-sri-mulyani/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/menyoal-kepergian-sri-mulyani/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 03:28:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=358</guid>
		<description><![CDATA[Sejak 1 Juni 2010 mendatang Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bakal hijrah menempati jabatan barunya yakni managing director Word Bank, di Wasingthon DC, AS. Dengan menerimanya tawaran untuk menduduki salah satu jabatan direktur di Bank Dunia ditunjuk langsung oleh penasehat utama Bank Dunia Robert Zoellick, otomatis jabatan menteri keuangan saat ini yang diembanya harus ditinggalkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=358&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak 1 Juni 2010 mendatang Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bakal hijrah menempati jabatan barunya yakni managing director Word Bank, di Wasingthon DC, AS. Dengan menerimanya tawaran untuk menduduki salah satu jabatan direktur di Bank Dunia ditunjuk langsung oleh penasehat utama Bank Dunia Robert Zoellick, otomatis jabatan menteri keuangan saat ini yang diembanya harus ditinggalkan dan permohonan mundurnya sebagai menteri keuangan juga telah mendapatkan persetujuan oleh presiden. <span id="more-358"></span><br />
Menurut beberapa pakar, pengamat dan ahli politik pengunduran diri Sri Mulyani dianggap mampu menurunkan ketegangan antara pemerintah dan legislatif, karena sebelumnya ia dtolak oleh beberapa fraksi di DPR ketika hendak melakukan rapat pembahasan RAPBN perubahan. Penolakan tersebut didasari atas fakta politik karena Sri Mulyani dianggap berertanggungjawab dalam kasus dana talangan Century. Pengunduran tersebut juga dianggap sebagai solusi terbaik bagi semua pihak, karena bisa dianggap menyelamatkan muka pemerintah serta legislatif sendiri.</p>
<p>Terlepas dari sudut pandang politik, fakta mengatakan ditangani Menteri Keuangan Sri Mulyani, ekonomi negara ini bisa tertata, negara tidak berjalan terseok-seok dihempa badai krisis ekonomi global. bahkan ditengah krisis Indonesia masih mampu memiliki pertumbuhan ekonomi antara 5-6 persen, sesuai prediksi awal bank dunia. Seharusnya sebagai bangsa yang besar kita memberikan apresiasi terhadapnya, namun itu tak pernah dilakukan bahkan cenderung seperti dijadikan musuh bersama oleh para politisi di Senayan dan menjadi korban konspirasi politik. Mungkin sikap tegasnya yang tidak mau kompromi kepada politisi-politisi nakal, lalu dijadikanlah ia sebagai musuh bersama.</p>
<p>Kepergianya dianggap hanya sekedar melepas dari tanggungjawab kasus Century, kepergiannya juga dianggap sudah diatur oleh bank dunia. mungkin rakyat terlalu sulit memahami argumentasi politik yang sedikit kotor dan penuh kecurigaan, apalagi dengan adanya usulan pencekalan kepadanya.</p>
<p>Namun bagi rakyat memiliki pandangan dan pertanyaan yang mendasar, kenapa menteri keuangan yang memiliki reputasi terbaik se Asia begitu mudah dilepaskan?, kenapa juga menteri yang mampu mengeluarkan Indonesia dari jerat krisis global harus hijrah ke negeri orang?. Lalu kenapa juga menteri yang cerdas dan memiliki pemikiran yang berlian harus dimusuhi oleh para politisi di DPR?. Dan kenapa bangsa ini juga merelakan Sri Mulyani memilih menjadi “TKW” daripada membangun negeri sendiri.</p>
<p>Sepertinya para politisi di DPR tak henti-hentinya membangun halunisasi cita-cita rakyat, seolah-oleh mereka bicara sesuai kehendak rakyat, mewakili rakyat, padahal kenyataanya tak satupun tindakan DPR selama ini merepresentasikan akumulasi keinginan rakyat. Mereka sibuk membangun kontruksi politik untuk kekuasaan dan kekuasaan. Kalau dilihat karut-marut dan proses pansus century di DPR, rakyat tahu betul sifat-sifat haus kekuasaan dan ketidaksabaran dalam merebut kekuasaan. Rakyat juga cukup mengerti pansus hanya dijadikan sebagai baju untuk meraih kemenangan pemilu 2014. Namun jangan harap rakyat akan memilihnya karena tipu muslihat sudah terlihat sangat jelas, gambaran pansus century telah memberikan peta politik yang sangat berharga bagi rakyat dan jutaaan pemilih di Indonesia, sehingga rakyat tidak akan tertipu lagi dalam pemilu-pemilu mendatang.</p>
<p>Dody Candra, Griya Asri 2, Depok, Jawa Barat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/358/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=358&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/menyoal-kepergian-sri-mulyani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Janganlah Bentrokan Menjadi Infoteinment Murahan</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/janganlah-bentrokan-menjadi-infoteinment-murahan/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/janganlah-bentrokan-menjadi-infoteinment-murahan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 03:27:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=356</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh suatu kejadian yang membuat bulu roma menjadi merinding. Bentrok terjadi seperti beruntun, di mana-mana, meninggalkan kerusakan, dan korban. Perilaku keras, nyaris bengis, tidak berperikemanusiaan terlihat nyata dalam setiap bentrokan. Kejadian itu dipertontonkan secara masif oleh media, terutama televisi, kerusuhan-kerusuhan itu jadi tontonan menarik tanpa ada sensor. Kita menjadi telanjur tidak punya hati, padahal yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=356&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sungguh suatu kejadian yang membuat bulu roma menjadi merinding. Bentrok terjadi seperti beruntun, di mana-mana, meninggalkan kerusakan, dan korban. Perilaku keras, nyaris bengis, tidak berperikemanusiaan terlihat nyata dalam setiap bentrokan. Kejadian itu dipertontonkan secara masif oleh media, terutama televisi, kerusuhan-kerusuhan itu jadi tontonan menarik tanpa ada sensor.<span id="more-356"></span><br />
Kita menjadi telanjur tidak punya hati, padahal yang diperlihatkan adalah perilaku bengis yang serba tidak masuk akal. Tidak saja sepihak, tetapi kedua belah pihak sama-sama beringas, sama-sama merasa benar sendiri. Bila terdapat salah satu pihak tertangkap, maka satu pihak tersebut menjadi bulan-bulanan yang tidak mengenal ampun.</p>
<p>Kekerasan seolah-olah jadi infotainment, jadi hiburan sehari-hari yang murahan layaknya kawin cerainya selebritis kita. Menarik tidak saja karena terluapkannya nafsu-nafsu kebinatangan, bahkan seolah-olah kita memperoleh penghiburan. Parahnya lagi, bentrok dan kekerasan menjadi hal biasa.</p>
<p>Kasus bentrok terakhir, kerusuhan Batam, mengindikasikan sudah lama terpendam rasa dendam. Rasa ketidakadilan dalam penggajian yang sudah berjalan lama, bentuk tidak dihargainya sebagai sesama karyawan. Penghinaan yang dilontarkan pekerja asing menjadi pemantik meletupnya rasa dendam.</p>
<p>Kondisi sosial ekonomi Priok, apalagi Batam, amatlah strategis. Di Priok kegiatan bongkar muat peti kemas menjadi tumpuan distribusi barang. Di Batam dengan kegiatan dan lokasi geografis dan ekonomi langsung berhadapan dengan dunia luar, dampaknya tidak hanya ke dalam, tetapi juga ke luar.</p>
<p>Priok rusuh, apalagi Batam suruh, mengharuskan proses pemulihan yang mendesak ditangani. Selain faktor memulihkan rasa aman dan keamanan, juga perlu dipulihkan kepercayaan dunia luar. Berkaitan dengan urusan ekonomi bisnis, kerusuhan Batam menantang pemerintah, kita memberikan perhatian ekstra. Tanpa itu, tergerogoti pamor Batam yang sudah lama ditunggu Singapura.</p>
<p>CHRISTOPER SIMANJUNTAK<br />
Cilandak, Lebak Bulus<br />
JAKARTA SELATAN<br />
christoper_s@yahoo.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/356/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=356&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/janganlah-bentrokan-menjadi-infoteinment-murahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mewujudkan Cita-Cita Ki Hadjar Dewantara</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/mewujudkan-cita-cita-ki-hadjar-dewantara/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/mewujudkan-cita-cita-ki-hadjar-dewantara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 03:25:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ruang Publik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=354</guid>
		<description><![CDATA[Pendidikan Indonesia sudah melenceng jauh dari harapan dan cita-cita bapak pendidikan nasional Ki Hadjar Dewantara. Pendidikan Indonesia harus kembali pada model pendidikan yang dikembangkan oleh Ki Hadjar, yakni pendidikan yang bisa dinikmati oleh semua rakyat. Bukan pendidikan mahal yang hanya dinikmati oleh orang kaya. Pendidikan sekarang ini sudah merupakan bentuk komersialisasi dan liberalisasi pendidikan. Biaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=354&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pendidikan Indonesia sudah melenceng jauh dari harapan dan cita-cita bapak pendidikan nasional Ki Hadjar Dewantara. Pendidikan Indonesia harus kembali pada model pendidikan yang dikembangkan oleh Ki Hadjar, yakni pendidikan yang bisa dinikmati oleh semua rakyat.<span id="more-354"></span></p>
<p>Bukan pendidikan mahal yang hanya dinikmati oleh orang kaya. Pendidikan sekarang ini sudah merupakan bentuk komersialisasi dan liberalisasi pendidikan. Biaya pendidikan yang mahal sehingga tidak mampu dijangkau oleh rakyat kecil. Sistem pendidikan di Indonesia saat ini telah mengarah pada kapitalis dan secara terang-terangan mengomersialkan pendidikan.</p>
<p>Sudah menjadi tugas pemerintah memberi pendidikan bagi masyarakatnya. Jangan dibedakan pendidikan dari kemampuan masyarakat. Kasihan masyarakat kurang mampu yang hanya bisa menikmati pendidikan reguler karena tak sanggup membayar uang masuk ke sekolah dengan status SBI atau RSBI. Rakyat yang memiliki kemampuan terbatas, tak bisa mengenyam pendidikan bermutu akibat mahalnya biaya pendidikan. Penjualan bangku pun kini menjadi sesuatu yang legal, lewat program bernama sekolah berstandar internasional (SBI) atau rintisan berstandar internasional (RSBI).</p>
<p>Karena itu, kita berharap Mendiknas Muhammad Nuh bisa mengembalikan sistem pendidikan Indonesia yang tidak lagi mengotakkan antara kaya dan masyarakat yang memiliki kemampuan terbatas, tetapi pendidikan yang bermutu dan terjangkau bagi semua golongan masyarakat.</p>
<p>Wawan Budyawan Spd<br />
Pemerhati Masalah Sosial dan Budaya</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/354/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/354/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/354/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/354/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/354/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/354/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/354/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/354/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/354/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/354/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/354/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/354/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/354/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/354/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=354&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/mewujudkan-cita-cita-ki-hadjar-dewantara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyesalkan Aksi Anarkhis Mahasiswa Unhas</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/menyesalkan-aksi-anarkhis-mahasiswa-unhas/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/menyesalkan-aksi-anarkhis-mahasiswa-unhas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 03:24:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=352</guid>
		<description><![CDATA[Aksi ratusan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar berakhir ricuh, Selasa 11 Mei 2010. Aksi mengatasnamakan Solidaritas Mahasiswa Anti Kekerasan Akademik (Somasi) ini menuntut pencabutan skorsing terhadap tiga mahasiswa Teknik Geologi. Awalnya aksi berlangsung aman. Namun sekitar 30 menit kemudian, aksi berubah menjadi anarkis. Diawali dengan pembakaran ban di Gedung Rektorat Unhas. Saat api membesar, petugas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=352&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aksi ratusan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar berakhir ricuh, Selasa 11 Mei 2010. Aksi mengatasnamakan Solidaritas Mahasiswa Anti Kekerasan Akademik (Somasi) ini menuntut pencabutan skorsing terhadap tiga mahasiswa Teknik Geologi. Awalnya aksi berlangsung aman. Namun sekitar 30 menit kemudian, aksi berubah menjadi anarkis.<span id="more-352"></span><br />
Diawali dengan pembakaran ban di Gedung Rektorat Unhas. Saat api membesar, petugas keamanan kemudian berusaha memadamkan api. Upaya keamanan kampus kemudian tidak diterima oleh mahasiswa, dan mengakibatkan bentrok. Dua mahasiswa dan dua petugas keamanan terluka sehingga dilarikan ke RS Wahidin Sudirohusodo. Mereka terluka di bagian kepala karena terkena lemparan batu dan pukulan kayu. Para mahasiswa juga melakukan aksi pengrusakan Gedung Rektorat lantai I. Mereka memecahkan kaca dengan balok, martil dan batu.</p>
<p>Menurut Kepala Keamanan Unhas, Bambang, serangan mahasiswa datang membabi buta dan langsung bertindak anarkis. Karena mereka membakar ban dan mengganggu orang lain, makanya kami bubarkan. Seandainya tidak anarkis, mungkin tidak ada masalah.</p>
<p>Aksi anarkhis mahasiswa di Makassar nampaknya sudah berlebihan dan sering terjadi. Kerugian jelas pada masyarakat, karena fasilitas umum yang dibangun dari pajak telah dirusak mahasiswa. Mahasiswa tidak memberikan contoh yang baik untuk menyelesaikan masalah. Kami sebagai masyarakat sangat menyesalkan tindakan mahasiswa tersebut.</p>
<p>Saya berharap kepada pimpinan Universitas Hasanudin (Unhas) untuk memberikan sanksi kepada mahasiswa yang bertindak anarkhis tersebut. Aksi-aksi mahasiswa selama ini telah meresahkan masyarakat Makassar. Mohon kepada pemerintah daerah dan aparat keamanan agar bertindak tegas kepada mahasiswa yang suka membuat onar dan bertindak anarkhis. Bangsa ini akan dikemanakan jika generasi mudanya seperti ini? Kami sangat menyesalkan aksi mahasiswa di Makassar.</p>
<p>Andi Fachrudin<br />
Jl. Kebahagiaan Utara 14, Makassar, Sulawesi Selatan-90245<br />
Email: andifachru@gmail.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/352/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=352&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/menyesalkan-aksi-anarkhis-mahasiswa-unhas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Dari Kongres Partai Demokrat</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/belajar-dari-kongres-partai-demokrat/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/belajar-dari-kongres-partai-demokrat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 03:21:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=349</guid>
		<description><![CDATA[Banyak partai di Indonesia yang selalu memanfaatkan popularitas dengan mengenyampingkan regenarasi. Tokoh-tokoh muda masih berada dibayang-bayang generasi lebih senior dan regenerasi kepemimpinan partai politik menjadi lemah. Tetapi, dalam Kongres Partai Demokrat kemarin membuktikan bahwa regenerasi partai politik berjalan. Anas Urbaningrum mampu mengungguli dua pesaing utamanya melalui dua tahapan putaran pemilihan. Kunci sukses Anas terletak pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=349&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak partai di Indonesia yang selalu memanfaatkan popularitas dengan mengenyampingkan regenarasi. Tokoh-tokoh muda masih berada dibayang-bayang generasi lebih senior dan regenerasi kepemimpinan partai politik menjadi lemah. Tetapi, dalam Kongres Partai Demokrat kemarin membuktikan bahwa regenerasi partai politik berjalan.<span id="more-349"></span><br />
Anas Urbaningrum mampu mengungguli dua pesaing utamanya melalui dua tahapan putaran pemilihan. Kunci sukses Anas terletak pada kemampuan membangun jaringan sampai dengan ke tingkat DPC-DPC PD. Personalitas dan populer Anas yang juga termasuk figur termuda dalam Ketua Umum Partai dapat meraih dukungan suara sebesar 280 suara, dapat membuktikan bahwa sistem patronase dalam Partai Demokrat sudah tidak relevan lagi. Adapun yang harus dilakukan oleh Anas dengan menciptakan dasar bagi pondasi partai yang modern bagi persiapan pemilu 2014 .</p>
<p>Menurut Burhanuddin Muhtadi, Pengamat Politik, dalam jangka pendek, Anas memiliki 3 pekerjaan rumah yang harus segera dikerjakan yaitu pertama, konsolidasi internal dengan cara menata kubu2 yang kalah, kedua, melakukan percepatan akselerasi Partai Demokrat melalui cara mengakomodasikan keanggotaan partai tanpa mengenyampingkan meritisasi dan yang terakhir, harus membuat tahap jenjang karier yang jelas dalam kepartaian. Peserta yang menentukan kedaulatan melalui pemberian suara secara sah, SBY dalam kerangka ketua dewan pembina juga telah mendengarkan suara demokratis. Yang paling penting adalah dalam kerangka komprehensif Partai Demokrat adalah secepatnya dilakukan pelembagaan fungsi partai, yang tidak hanya bertumpu pada kekuatan personal. Menurut Siti Zuhro, pengamat politik Lembaga Ilmu Pemerintahan Indonesia (LIPI), Presiden Republik Indonesia tidak melakukan intervensi terhadap Kongres II Partai Demokrat, walaupun anaknya, Edhie Baskoro Yudhoyono lebih condong ke Andi Mallarangeng.</p>
<p>Kemunculan Anas Urbaningrum dalam Kongres II Partai Demokrat di Bandung, dapat memberikan ruang positif bagi kemunculan anak muda dalam posisi puncak. Keberadaan Anas sebagai ketua umum setidaknya memberikan penilaian yang positif bagi Partai Demokrat yang memberi kesempatan pemimpin partai dapat diikuti partai-partai lain dengan memberi anak muda dalam memimpin partai. Fenomena tersebut dapat menjadi bagian dari regenarasi dan transformai kepemimpinan nasional di masa depan.</p>
<p>Siti Hertina<br />
Pejaten Timur, Pasar Minggu</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/349/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=349&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/belajar-dari-kongres-partai-demokrat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perlukah Komisi Pemberantasan Terorisme?</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/perlukah-komisi-pemberantasan-terorisme/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/perlukah-komisi-pemberantasan-terorisme/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 03:19:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=347</guid>
		<description><![CDATA[Gencarnya penggerebekan dan penangkapan terhadap para pelaku teror di Indonesia akhir-akhir ini, seperti di Aceh, di Pamulang, di Pejaten (Pasar Minggu), Cikampek, Kerawang dan Sukoharjo oleh aparat Polri, menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara sasaran terorisme. Apresisasi positif patut diberikan kepada Densus 88 antiteror dan aparat intelijen terkait yang siang-malam bekerja keras memburu para teroris. Namun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=347&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gencarnya penggerebekan dan penangkapan terhadap para pelaku teror di Indonesia akhir-akhir ini, seperti di Aceh, di Pamulang, di Pejaten (Pasar Minggu), Cikampek, Kerawang dan Sukoharjo oleh aparat Polri, menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara sasaran terorisme. Apresisasi positif patut diberikan kepada Densus 88 antiteror dan aparat intelijen terkait yang siang-malam bekerja keras memburu para teroris.<span id="more-347"></span><br />
Namun sayangnya, masyarakat Indonesia belum “satu hati” menyikapi terorisme. Masih ada sebagian kecil kelompok masyarakat tertentu yang justeru membela dan melindungi terorisme dengan opini-opini yang menyesatkan. Padahal, semua negara di belahan bumi manapun sudah mendeklarasikan bahwa terorisme adalah musuh bersama.</p>
<p>Benar bahwa dari sisi kemanusiaan, orang-orang yang disergap dan ditangkap karena terlibat jaringan terorisme dan terindikasi sebagai pelaku aksi teror di Indonesia perlu menjalani proses hukum. Dan beralasan pula himbauan para pegiat HAM agar polisi sajauh mungkin menghindari tindakan tembak di tempat terhadap para pelaku aksi teror yang tertangkap. Artinya, sepanjang mereka tidak memberikan perlawanan dengan senjata, para pelaku aksi teror itu dapat ditangkap hidup-hidup untuk menjalani proses hukum.</p>
<p>Dari aspek kualitas ancaman, terorisme berpotensi merusak segala-galanya, mulai dari jiwa manusia (korban maupun pelaku), otak dan nurani (pelaku), bangunan fisik serta bangunan ideologi bangsa kita. Mereka bekerja sangat rahasia dan radikal, dengan menolak sebagian besar premis yang melandasi lembaga-lembaga yang sudah ada dalam masyarakat. Bahkan Pemerintahpun dianggap sebagai pemasung rakyat. Karena itu terorisme digolongkan ke dalam jenis kejahatan luar biasa.</p>
<p>Dari uraian di atas, ternyata ancaman terorisme sama berbahanya dengan tindak kriminal korupsi. Kalau korupsi sudah ada infrastruktur yang rapih (sudah ada UU dan Komisi khusus / KPK) serta mekanisme penanganan yang jelas. Sementara terorisme masih ditangani secara parsial. Bahkan insan-insan intelijen yang siang-malam bekerja untuk membongkar jaringan terorisme belum mendapat perlindungan dengan perangkat undang-undang yang memadai.</p>
<p>Mestinya, tidak hanya undang-undangnya yang kita pikirkan, tetapi lebih dari itu, perlu dibentuk semacam Komisi khusus, seperti KPK untuk menangani kasus korupsi, maka terorisme perlu ada Komisi Pemberantasan Terorisme (KPT).</p>
<p>Ir. Sarjito<br />
Volunteer NGO, tinggal di Lhokseumawe-NAD<br />
sarjito_aceh@yahoo.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/347/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=347&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/perlukah-komisi-pemberantasan-terorisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Patutkah Koruptor Kita Manjakan</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/patutkah-koruptor-kita-manjakan-2/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/patutkah-koruptor-kita-manjakan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 03:17:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=345</guid>
		<description><![CDATA[Mereka, para koruptor itu&#8211;entah dengan kekuasaan, entah dengan uangnya&#8211;menikmati seluruh privilege untuk memuaskan nafsu keserakahan mereka. Mereka mengikat uang dan kekuasaan dalam sebuah jejaring persiasatan yang sekarang dikenal dengan mafia. Ketika mereka kemudian ditangkap dan diperiksa, mereka kembali menikmati privilege itu. Mereka diperiksa di ruang khusus, oleh penyidik khusus, dan keluar-masuk melalui pintu khusus pula. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=345&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mereka, para koruptor itu&#8211;entah dengan kekuasaan, entah dengan uangnya&#8211;menikmati seluruh privilege untuk memuaskan nafsu keserakahan mereka. Mereka mengikat uang dan kekuasaan dalam sebuah jejaring persiasatan yang sekarang dikenal dengan mafia.<span id="more-345"></span><br />
Ketika mereka kemudian ditangkap dan diperiksa, mereka kembali menikmati privilege itu. Mereka diperiksa di ruang khusus, oleh penyidik khusus, dan keluar-masuk melalui pintu khusus pula.</p>
<p>Kalau mereka sial, masuklah ke penjara. Tetapi, di sana mereka menikmati pula keistimewaan: tidak dicampur dengan penjahat lain. Kenikmatan duniawi tetap disuguhkan. Seorang Arthalita, misalnya, menyulap ruang penjara dengan uang sendiri untuk memenuhi syarat keamanan dan kenyamanan yang dikehendaki.</p>
<p>Privilege yang dinikmati koruptor itulah yang menjadi salah satu penyebab korupsi tidak pernah surut, bahkan bertambah dalam skala dan jumlah di tengah retorika perang terhadap korupsi. Elitisme kejahatan yang diperlihatkan negara menguburkan efek jera.</p>
<p>Penjara sekarang ini, terutama kepada para koruptor, telah menghilangkan banyak sekali dimensi menghukum dan diganti oleh dimensi kemanusiaan dan pemanjaan. Padahal semua tahu, tatkala seseorang dimasukkan ke dalam penjara karena kejahatan yang dilakukan, orang itu kehilangan sejumlah haknya.</p>
<p>Dalam rangka terus memuliakan koruptor, pemerintah mendirikan penjara khusus koruptor di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta. Penjara khusus berlantai tiga itu lebih nikmat jika dibandingkan dengan penjara yang dihuni para terhukum lainnya.</p>
<p>Salah satu alasan dibangun penjara khusus koruptor adalah untuk memenuhi standar Perserikatan Bangsa-Bangsa. Alasan itu makin memperjelas diskriminasi negara terhadap terhukum nonkorupsi.</p>
<p>Bila alasannya untuk memenuhi standar PBB, mengapa tidak didahulukan para terhukum kelas maling ayam yang bertumpuk-tumpuk dalam satu ruang sempit seperti barang mati?</p>
<p>Para koruptor itu sesungguhnya tidak membutuhkan prioritas pemenuhan standar PBB karena di penjara yang diurus dengan semangat korup, para koruptor dengan uangnya tetap bisa membeli dan membayar kenikmatan dan kenyamanan. Semua orang mengetahui hal itu.</p>
<p>Korupsi akan sulit diperangi selama negara tidak memiliki komitmen untuk menghukum seberat-beratnya para koruptor. Indonesia sekarang sedang mengubah persepsi terhadap koruptor dari penjahat menjadi pahlawan. Korupsi tidak lagi diperlakukan sebagai kejahatan, tetapi kebajikan.</p>
<p>Selama penjara tidak memperlihatkan aspek sebagai lembaga yang menghukum dan menakutkan, selama itu kejahatan, terutama korupsi, tidak akan surut. Celakanya, negara justru ngotot memelihara elitisme kejahatan.</p>
<p>Toni Nasution<br />
Aktivis Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAK) Yogyakarta<br />
Jalan Gejayan CT X No. 81 – Sleman Yogyakarta<br />
Email: toni_nasutions@yahoo.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/345/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=345&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/patutkah-koruptor-kita-manjakan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Atur dan Awasi Kinerja Intelijen</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/atur-dan-awasi-kinerja-intelijen/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/atur-dan-awasi-kinerja-intelijen/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 03:16:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[Intelijen sebagai sebuah institusi negara sudah semestinya dapat diatur, dilindungi sekaligus dikontrol perilakunya dengan undang-undang. Insan intelijen bukan manusia super yang seenaknya dapat menabrak rambu-rambu HAM dengan “berlindung” pada kepentingan bangsa dan negara. Maka, segala tindak-tanduknya yang mengatas-namakan negara harus diatur dan bisa dikontrol. Di banyak negara, keberadaan Intelijen Negara dikontrol dengan Undang-undang. Di Amerika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=342&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Intelijen sebagai sebuah institusi negara sudah semestinya dapat diatur, dilindungi sekaligus dikontrol perilakunya dengan undang-undang. Insan intelijen bukan manusia super yang seenaknya dapat menabrak rambu-rambu HAM dengan “berlindung” pada kepentingan bangsa dan negara. Maka, segala tindak-tanduknya yang mengatas-namakan negara harus diatur dan bisa dikontrol.<span id="more-342"></span><br />
Di banyak negara, keberadaan Intelijen Negara dikontrol dengan Undang-undang. Di Amerika Serikat misalnya, sejak tahun 1947 negara Paman Sam itu sudah menerbitkan sebuah perangkat UU yang secara tegas memberikan kewenangan kepada Intelijen untuk “&#8230;menghadapi upaya-upaya dan segala bentuk ancaman terhadap kepentingan nasional. Bahkan keuangan CIA-pun diatur penggunaannya dengan UU AS tahun 1949.</p>
<p>Sementara di Indonesia, lembaga telik sandi kita belum memiliki payung hukum yang memadai. Padahal sebagai sebuah negara yang iklim demokrasinya sedang bertransisi, kita membutuhkan Intelijen yang lebih memiliki parameter hukum dalam melakukan aktivitasnya, lebih memiliki keabsahan di mata rakyat yang makin kritis, lebih patuh terhadap prinsip penegakan hukum (rule of law), lebih menghargai prinsip universal tentang hak azasi manusia, dan lebih dekat dengan prinsip tata kelola yang baik (good governance).</p>
<p>Kita berharap, melalui RUU Intelijen yang akan segera dibahas di DPR RI tahun 2010 ini, kita akan segera memiliki infrastruktur untuk melakukan pengawasan yang demokratis bagi badan intelijen, mengapa pengawasan tersebut diperlukan, dan bagaimana pengawasan tersebut seharusnya dilaksanakan. Sebagai negara demokratis, kita tidak bisa lagi menyerahkan kepada Pemerintah untuk memiliki keistimewaan eksklusif mengawasi kinerja intelijen, karena bukannya tidak mungkin, intelijen dapat ”dimanfaatkan” untuk kepentingan regim yang sedang berkuasa.</p>
<p>Ricard Radja<br />
Jaringan Ephistoholik Indonesia<br />
Tinggal di Kupang-NTT<br />
ricardradja@gmail.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/342/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=342&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/atur-dan-awasi-kinerja-intelijen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Malaysia Terbukti Lebih Tegas Soal Terorisme</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/malaysia-terbukti-lebih-tegas-soal-terorisme/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/malaysia-terbukti-lebih-tegas-soal-terorisme/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 03:13:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Contact]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=340</guid>
		<description><![CDATA[Bisa dikatakan, ketentuan yang diatur dalam UU No. 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Teroris dianggap masih lemah, karena Polri hanya berhak menahan orang yang dicurigai terlibat tindak pidana terorisme dalam jangka waktu tujuh hari. Maka dari itu, membandingkan penerapan ketentuan hukum antara Malaysia dan Indonesia terkait penanganan terorisme dan tindak kejahatan lainnya yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=340&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bisa dikatakan, ketentuan yang diatur dalam UU No. 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Teroris dianggap masih lemah, karena Polri hanya berhak menahan orang yang dicurigai terlibat tindak pidana terorisme dalam jangka waktu tujuh hari.<span id="more-340"></span><br />
Maka dari itu, membandingkan penerapan ketentuan hukum antara Malaysia dan Indonesia terkait penanganan terorisme dan tindak kejahatan lainnya yang mengancam negara, para elite politik dan praktisi hukum di Indonesia harusnya lebih banyak belajar dengan negara Malaysia atau Singapura.</p>
<p>Akibat keberadaan ketentuan UU No.15 tahun 2003 yang masih dianggap lemah, mengakibatkan kinerja Polri kurang optimal, kondisi itulah yang kemudian mendorong pemerintah untuk mewacanakan revisi terhadap UU No. 15/2003, khususnya terhadap pasal-pasal yang belum optimal tersebut, salah satu contohnya adalah bahwa Polri harus melepaskan tersangka apabila tidak memiliki bukti yang kuat.</p>
<p>Untuk menunjang pemberantasan terorisme, Komisi I DPR RI saat ini sebetulnya juga cukup responsif dengan kemampuannya mengusulkan draf RUU Intelijen yang merupakan ketentuan hukum bidang intelijen dalam rangka melindungi keamanan negara, dimana kesemuanya itu diharapkan bersinergi dalam pemberantasan terorisme.</p>
<p>Sementara itu, sebagian pihak masyarakat masih apriori atas upaya revisi ketentuan UU No.15/2003 dan pembahasan draf RUU Intelijen tersebut, karena dikhawatirkan oknum aparat akan “over acting” dalam melakukan operasi intelijen dengan main tembak terhadap anggota masyarakat yang dicurigai teroris, tanpa memperhatikan HAM sama sekali.</p>
<p>Suatu hal yang wajar, publik masih ketakutan atau trauma atas ketentuan hukum terkait teroris dan intelijen bila jadi diterapkan, karena akan langsung mengusik trauma psikologis masyarkat, sebagai dampak penerapan pasal karet UU Subversif pada era Orde Baru dahulu.</p>
<p>Kondisi politik saat ini jauh berbeda dengan era zaman Orde Baru, maka sesungguhnya masyarakat juga tidak perlu khawatir atas rencana revisi UU No.15/2003 oleh pemerintah dan proses pembahasan RUU Intelijen oleh DPR RI kalau dipandang untuk lebih mengedepankan keselamatan negara dan masyarakat itu sendiri, asalkan masih tetap mengedepankan nilai Hak Azasi Manusia.</p>
<p>Penguatan hukum atas upaya pemberantasan terorisme tentu dalam rangka mendeteksi secara dini atas segala bentuk ancaman dan gangguan terhadap bangsa dan engara, dengan tetap disertai pengumpulan bukti yang otentik, sehingga dapat dicegah jatuhnya korban terorisme.</p>
<p>Sekali lagi, dari segi penegakan hukum, terbukti Malaysia jauh lebih keras dalam menindak tegas pelaku terorisme, sehingga wajar para pelaku terorisme “masuk” ke Indonesia yang dianggap lemah atau longgar dalam penegakan hukumnya.</p>
<p>Syahnan Rajasati<br />
Jl. Wahid Hasyim, Medan Baru,<br />
Kota Medan, Sumut<br />
srajasati@gmail.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/340/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=340&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/05/26/malaysia-terbukti-lebih-tegas-soal-terorisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/336/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/336/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 08:01:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ruang Publik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[Demokrasi &#8211; Ada apa dengan negeri ini? Begitu mudahnya terjadi amuk massa. Hanya kurang dari dua bulan, tiga kali terjadi kerusuhan di tiga daerah berbeda. Awal Maret Makassar rusuh karena bentrokan antara mahasiswa dan polisi, kemudian 14 April aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta bentrok dengan masyarakat di kompleks makam Mbah Priok, di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=336&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/may-day.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-337" title="may day" src="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/may-day.jpg?w=480&#038;h=198" alt="" width="480" height="198" /></a>Demokrasi &#8211; Ada apa dengan negeri ini? Begitu mudahnya terjadi amuk massa. Hanya kurang dari dua bulan, tiga kali terjadi kerusuhan di tiga daerah berbeda. Awal Maret Makassar rusuh karena bentrokan antara mahasiswa dan polisi, kemudian 14 April aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta bentrok dengan masyarakat di kompleks makam Mbah Priok, di Koja, kemudian Kamis (22/4) buruh perusahaan galangan kapal PT Drydock World Graha Naninda, Tanjung Uncang, Batam, mengamuk karena merasa dihina atasan berkewarganegaraan asing.<span id="more-336"></span><br />
Tidak baik dan tidak lancarnya komunikasi diantara kedua pihak yang bertikai merupakan pemicu terjadi bentrokan tersebut. Masing-masing pihak merasa berada di pihak yang benar serta merasa paling berhak. Tak ada yang ingin mengalah. Dan bisa jadi pula akibat terjadinya degradasi moral, baik masyarakat maupun aparat. Mungkin pula bentrokan timbul karena pihak yang terlibat kerusuhan berada dalam tekanan. Aparat ditekan agar melakukan tugas dengan berbagai cara, termasuk kekerasan, sementara masyarakat mudah tersulut akibat tekanan ekonomi, atau merasa sudah sulit untuk mencari keadilan.</p>
<p>Menyimak apa yang berkembang, itu jelas menuntut perhatian dan kerja keras pemerintah dan aparat. Kerusuhan tersebut merupakan isyarat bahwa kerukunan di masyarakat mulai menjadi barang mahal. Rakyat mudah terprovokasi, kemarahan gampang terpicu. Karena itu pemerintah harus mencarikan solusi, melakukan perbaikan di tengah masyarakat dan aparat, terlebih akibat dampak tekanan ekonomi.</p>
<p>Jangan terlalu mudah melakukan kekerasan dalam upaya meredam aksi massa. Sebab, aksi massa dalam menuntut hak mereka tak akan pernah berhenti, termasuk upaya buruh menarik perhatian pemerintah dalam upaya perbaikan nasib, misalnya lewat aksi massa dalam rangka hari buruh sedunia, May Day, yang mungkin terjadi di berbagai kota di Indonesia, Mei mendatang</p>
<p>Farel Kuto<br />
Perum Puri Mas<br />
Sawangan – Depok</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/336/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=336&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/336/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/may-day.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">may day</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyaksikan Pilkada Jaman Edan</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/menyaksikan-pilkada-jaman-edan/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/menyaksikan-pilkada-jaman-edan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 07:36:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ruang Publik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=333</guid>
		<description><![CDATA[Demokrasi &#8211; Masyarakat yang sebenarnya semakin dewasa dan pintar dalam berpolitik, justru saat ini semakin dibodohi oleh parpol yang nekat mengusung balon-balon kepala daerah tanpa mempertimbangkan syarat kualitas, dedikasi, intelektual, leadership. Apa jadinya, kalau artis –artis panas seperti Julia Perez, Ayu Ashari dan Maria Eva terpilih sebagai kepala daerah, bisa dikatakan sebuah kemunduran politik di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=333&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/pendidikan.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-334" title="pendidikan" src="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/pendidikan.jpg?w=480&#038;h=198" alt="" width="480" height="198" /></a>Demokrasi &#8211; Masyarakat yang sebenarnya semakin dewasa dan pintar dalam berpolitik, justru saat ini semakin dibodohi oleh parpol yang nekat mengusung balon-balon kepala daerah tanpa mempertimbangkan syarat kualitas, dedikasi, intelektual, leadership. Apa jadinya, kalau artis –artis panas seperti Julia Perez, Ayu Ashari dan Maria Eva terpilih sebagai kepala daerah, bisa dikatakan sebuah kemunduran politik di Indonesia.<span id="more-333"></span><br />
Fenomena munculnya parpol mengusung “artis panas” pengumbar syahwat sebagai calon kepala daerah tersebut harus dikritisi, sebab figur artis panas yang belum tentu kaya pengalaman memimpin rakyat dikhawatirkan menjadi preseden buruk bagi perkembangan parpol ke depan . Melalui pilkada yang katanya sangat menjunjung tinggi nilai demokratis namun prakteknya jauh dari nilai Pancasila, pihak pengurus parpol selalu berkilah bahwa siapapun berhak dicalonkan atau mencalonkan diri sebagai kepala daerah.</p>
<p>Bangsa Indonesia tanpa sadar telah terjebak dalam praktek politik liberal, karena tidak mempertimbangkan lagi etika berpolitik dalam merekrut calon pemimpin bangsa. Padahal pemilihan calon pemimpin di negara maju sekalipun ( Eropa dan Amerika Serikat) masih mengagungkan kriteria calon pemimpin yang bermoral, tidak korup dan jujur.</p>
<p>Sekali lagi, parpol dituntut mampu melakukan pendidikan politik kepada rakyat untuk memilih kandidat kepala daerah yang punya kapabilitas serta punya riwayat moral yang bersih. Parpol pengusung figur tidak bermoral jelas-jelas telah melecehkan nurani, harga diri dan kecerdasan rakyat pemilih, demi mengejar sebuah kursi kekuasaan semata, oleh sebab itu, parpol itu juga harus dikenai sanksi.</p>
<p>Maka kekhawatiran Indonesia akan mengalami “zaman edan” seperti yang diramalkan pujangga besar Ronggo Warsito bakal terwujud adanya, karena sewaktu-waktu melalui pilkada akan lahir calon pemimpin yang tidak jelas asal usulnya, tidak menjadi masalah bahwa calon itu bekas koruptor, perampok, pemerkosa, mucikari, pezina dan pembunuh, dengan bebas bisa menjadi kepala daerah asal populer dan punya uang.</p>
<p>Kirani Putri,<br />
Komplek Bumi Nasio,<br />
Jl. Raya Pondok Gedhe, Bekasi –Jabar.<br />
Kirani2010@gmail.com.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/333/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=333&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/menyaksikan-pilkada-jaman-edan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/pendidikan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pendidikan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Budaya Latah Masyarakat Dalam Kasus Susno</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/budaya-latah-masyarakat-dalam-kasus-susno/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/budaya-latah-masyarakat-dalam-kasus-susno/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 04:27:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=330</guid>
		<description><![CDATA[Demokrasi &#8211; Berawal dari dari kasus pasca pertikaiannya dengan KPK, kedatangan Susno yang menggunakan seragam dinas saat menjadi saksi persidangan Antasari, dan penonaktifan Susno sebagai orang nomor dua dalam jajaran Polri. Awalnya, nama Susno mendapat cemoohan bahkan kritikan dari banyak pihak akibat pernyataanya dan tindakannya yang kontroversial mulai dia menjabat aktif sebagai Kabareskrim dan pasca [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=330&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/susno-duaji.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-331" title="susno duaji" src="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/susno-duaji.jpg?w=491&#038;h=177" alt="" width="491" height="177" /></a>Demokrasi &#8211; Berawal dari  dari kasus pasca pertikaiannya dengan KPK,  kedatangan Susno yang menggunakan seragam dinas saat menjadi saksi  persidangan Antasari, dan penonaktifan Susno sebagai orang nomor dua  dalam jajaran Polri.<span id="more-330"></span> Awalnya, nama Susno mendapat cemoohan bahkan  kritikan dari banyak pihak akibat pernyataanya dan tindakannya yang  kontroversial mulai dia menjabat aktif sebagai Kabareskrim dan pasca  penonaktifannya yang berani mengungkap adanya ”Markus” dalam tubuh  Polri. Nama Susno digadang sebagai pahlawan baru oleh masyarakat dengan  cara membela Susno ketika mendapat serangan balik dari para petinggi dan  atasan Polri.</p>
<p>Selayaknyalah perlu segera diusut tuntas dan mendukung rekomendasi  dari SBY yang segera membentuk tim dengan melibatkan Komisi Kepolisian  Nasional beserta Satuan Tugas Pemberatasan Mafia Hukum.</p>
<p>Budaya masyarakat Indonesia terutama dalam penyingkapan kasus-kasus  besar mulai dari Bibit-Hamzah, Prita dan masih banyak yang lain dinilai  terlalu berlebihan dan  latah dalam melihat permasalahan. Kita mudah  sekali mengikuti main stream yang terjadi dan tersulut dengan  hitam-putihnya suatu permasalahan.  Suatu persoalan kalau kurang dilihat  secara jeli untuk mencari sumber dan akan permasalahan, akan gampang  terbawa arus dengan adanya suara mayoritas dengan mengenyampingkan  sumber, motivasi atau yang lainnya. Hal tersebut juga terjadi pada  Century Gate yang menyeret dua nama besar yaitu Sri Mulyani dan Boediono  yang dituduh bersalah dan paling bertanggung jawab, padahal mereka  bukan melakukan suatu tindakan kejahatan (white collar crime).</p>
<p>Hendaknya kita melihat suatu kasus secara lebih holistik dan  integratif, jangan secara parsial. Yang diharapkan pendapat agar lebih  arif, bijak dan obyektif ketika hendak menanggapi dan merespon suatu  permasalahan. Kita kembalikan pada institusi yang berhak mengusut  melalui mekanisme hukum yang berlaku dengan tetap melakukan pengawasan  secara eksternal, serta perlu orang seperti Susno dirangkul dengan  mendengarkan keluh kesahnya agar tidak terus berkicau.</p>
<p>Semoga kita bisa lebih obyektif dalam melihat kasus-kasus yang ada.  Baik yang sekarang maupun yang akan datang</p>
<p>Diah Setyaningsih<br />
Mahasiswa Fisipol Universitas Pancasila<br />
Jakarta</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/330/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=330&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/budaya-latah-masyarakat-dalam-kasus-susno/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/susno-duaji.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">susno duaji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Koruptor Sama Dengan Pengkhianat Negara</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/koruptor-sama-dengan-pengkhianat-negara/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/koruptor-sama-dengan-pengkhianat-negara/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 04:25:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[Demokrasi &#8211; Belakangan ini di beberapa media massa, baik cetak maupun elektronik selalu saja masih memberitakan tentang adanya mafia hukum. Apalagi semenjak kasus pegawai pajak, Gayus Tambunan muncul di permukaan yang menjadi bulan-bulanan pers. Dalam suatu kesempatan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan, bahwa secara kumulatif, praktik mafia kasus di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=325&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/penghianat.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-326" title="penghianat" src="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/penghianat.jpg?w=478&#038;h=191" alt="" width="478" height="191" /></a>Demokrasi &#8211; Belakangan ini di beberapa media massa, baik cetak maupun elektronik selalu saja masih memberitakan tentang adanya mafia hukum. Apalagi semenjak kasus pegawai pajak, Gayus Tambunan muncul di permukaan yang menjadi bulan-bulanan pers.<span id="more-325"></span><br />
Dalam suatu kesempatan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan, bahwa secara kumulatif, praktik mafia kasus di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan sangat merugikan negara. Selain melibatkan rantai institusi penegak hukum, praktik itu juga merugikan rakyat akibat penerimaan negara yang diselewengkan.</p>
<p>Praktik mafia hukum yang terjadi saat ini dapat dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa. Sindikasi perpajakan yang terjadi melibatkan institusi penegak hukum, mulai dari Polri, Kejaksaan Agung, pengadilan dan hakim, hingga pengacara. Banyak orang mengaharapkan, agar kasus ini diusut tuntas.</p>
<p>Benar saja apa yang dikatakan Presiden, yaitu agar semua pihak menjalankan Undang-undang Perpajakan dengan sebenar-benarnya. Hentikan kejahatan di wilayah itu, karena sesungguhnya itu mengorbankan pembangunan dan mengkhianati rakyat.</p>
<p>Setelah kasus dugaan korupsi, pencucian uang, dan penggelapan yang melibatkan pegawai Ditjen Pajak Gayus HP Tambunan, yang dikenal sebagai praktik mafia hukum atau makelar kasus, masyarakat cenderung berkeinginan pelaku korupsi dan makelar kasus dihukum berat.</p>
<p>Bahkan, selain layak dijatuhi hukuman mati, koruptor juga wajib dimiskinkan. Aturan ini akan memberikan efek jera koruptor atau pejabat yang berniat mengorupsi uang negara. Dengan dimiskinkan, setiap pejabat akan memperhitungkan kembali langkahnya mengorupsi uang negara karena akan dirampas negara lagi. Jadi, dia akan belajar, tak ada gunanya menumpuk harta dari korupsi kalau pada akhirnya harta itu dirampas kembali oleh negara.</p>
<p>Ada beberapa kalangan yang mengatakan, bahwa korupsi adalah pengkhianatan terbesar kepada negara. Kasus korupsi pajak, contohnya, tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menyakiti hati masyarakat.</p>
<p>ARYO RAHARDJO<br />
Komp. Perum UT Parung<br />
BOGOR<br />
aryo_raharjo@yahoo.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/325/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=325&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/koruptor-sama-dengan-pengkhianat-negara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/penghianat.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">penghianat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hukuman Mati Bagi Koruptor Tidak Melanggar HAM</title>
		<link>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/hukuman-mati-bagi-koruptor-tidak-melanggar-ham/</link>
		<comments>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/hukuman-mati-bagi-koruptor-tidak-melanggar-ham/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 03:51:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>simpul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ruang Publik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simpuldemokrasi.wordpress.com/?p=320</guid>
		<description><![CDATA[Demokrasi &#8211; Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD saat mengajar mata kuliah tata negara di Surabaya, Minggu (18/4/2010), mengatakan vonis hukuman mati kepada koruptor sebagai bagian dari upaya untuk memberantas korupsi di Indonesia, secara konstitusi sudah diperbolehkan dan dijamin tidak melanggar Hak Azasi Manusia (HAM). Menurut Mahfud MD, Mahkamah Konstitusi sudah memutuskan boleh hukuman mati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=320&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/koruptor-melanggar-ham1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-322" title="koruptor melanggar ham" src="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/koruptor-melanggar-ham1.jpg?w=480&#038;h=198" alt="" width="480" height="198" /></a>Demokrasi &#8211; Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD saat mengajar mata kuliah tata negara di Surabaya, Minggu (18/4/2010), mengatakan vonis hukuman mati kepada koruptor sebagai bagian dari upaya untuk memberantas korupsi di Indonesia, secara konstitusi sudah diperbolehkan dan dijamin tidak melanggar Hak Azasi Manusia (HAM).<span id="more-320"></span></p>
<p>Menurut Mahfud MD, Mahkamah Konstitusi sudah memutuskan boleh hukuman mati bagi koruptor. Pemberian vonis kepada koruptor sah-sah saja dan tidak melanggar HAM. Sebab, tidak ada HAM yang tidak dibatasi oleh undang-undang. Di berbagai negara saja hukuman masih ada. Memang di negara-negara kecil di Eropa, seperti Denmark dan Swedia hukuman mati tidak ada. Namun Amerika saja yang mengaku sebagai kampiunnya demokrasi, masih menerapkan hukuman mati.</p>
<p>Dalam undang-undang soal HAM sebenarnya sudah disebutkan jika hukuman mati diperbolehkan untuk empat hal yaitu, terorisme, narkoba, pembunuhan berencana, dan korupsi. Dan tidak usah diperdebatkan apakah hukuman mati melanggar HAM atau tidak. Karena negara-negara yang menandatangani konvensi soal HAM pun masih menerapkan hukuman mati di negaranya.</p>
<p>Saya menghimbau kepada penegak hukum, khususnya yang menentukan vonis hukum bagi koruptor, agar memberikan hukuman seberat-beratnya bagi koruptor, hingga hukuman mati. Koruptor tidak perlu diberi hati, karena nanti akan ambil jantung. Mari kita dukung program pemerintah dalam memberantas korupsi.</p>
<p>Pribadi Adi Paringgo<br />
Jl. Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur<br />
Email: pringgoadi@plasa.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simpuldemokrasi.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simpuldemokrasi.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simpuldemokrasi.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simpuldemokrasi.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simpuldemokrasi.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simpuldemokrasi.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simpuldemokrasi.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simpuldemokrasi.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simpuldemokrasi.wordpress.com/320/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simpuldemokrasi.wordpress.com&amp;blog=5673618&amp;post=320&amp;subd=simpuldemokrasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simpuldemokrasi.wordpress.com/2010/04/30/hukuman-mati-bagi-koruptor-tidak-melanggar-ham/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8b205eb0da52acb88b7c9d0e689a2b8?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">simpul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://simpuldemokrasi.files.wordpress.com/2010/04/koruptor-melanggar-ham1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">koruptor melanggar ham</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
