Pajak Bukan Instrumen Politik

Posted on Februari 16, 2010. Filed under: Ruang Publik | Tag: |

Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar menilai, pajak merupakan instrumen fiskal untuk menciptakan dan meningkatkan penerimaan negara serta akhirnya pertumbuhan ekonomi. Pajak bukan instrumen politik. Oleh karena itu, pajak harus ditempatkan pada konteksnya secara finansial dan perekonomian.

Pendapat itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Lalu Mara Wangsa, Senin (15/2/2010), perihal pandangan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, sebagaimana yang ditayangkan di blog-nya sejak akhir pekan lalu.

Dalam blog-nya, http://www.Icalbakrie.com, Ical—panggilan akrab Aburizal Bakrie—menuliskan, ”Mengenai masalah pajak itu, saya ingin mengatakan bahwa di mana-mana di dunia ini selalu terdapat perbedaan pendapat dan tafsir tentang UU Pajak. Dan, setiap perselisihan tentang masalah ini harus diselesaikan di pengadilan pajak, tidak boleh diselesaikan di ranah politik ataupun media.”

Secara terpisah, pengamat ekonomi, Kwik Kian Gie, menegaskan bahwa pajak memang sebuah instrumen ekonomi. ”Kalau ditanya apakah pajak sekarang sudah disalahgunakan untuk kepentingan politik, sejujurnya saya katakan, iya,” ujar Kwik.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: