DPR Ingin Memakzulkan Presiden Pilihan Rakyat ?

Posted on Maret 25, 2010. Filed under: Ruang Publik | Tag: |

Wacana pemakzulan atau ‘’impeachment’’ terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Boediono belakangan ini semakin santer terdengar. Mandeknya pemerintahan SBY – Boediono bisa jadi akibat kehabisan energi terkait dengan maraknya kasus ‘’Cicak dan Buaya’’ dan upaya kriminalisasi KPK, sampai kasus megakorupsi Bank Century dan testimoni Susno Duadji yang menghebohkan.

DPR melalui Pansus Bank Century berupaya mengajukan hak menyatakan pendapat yang berujung dengan pemakzulan terhadap pemerintahan yang sah dan dipilih langsung oleh rakyat bukan oleh anggota DPR khususnya anggota Pansus Bank Century. Tidak mudah untuk melakukan pemakzulan terhadap Presiden maupun Wapres, seperti hasil pertemuan Bogor yang diikuti Presiden SBY dan pejabat tinggi negara lainnya. Bagaimanapun juga, upaya pemakzulan terhadap SBY dianggap tak realistis pada saat ini.

Wacana tersebut dianggap hanya akan menimbulkan kekacauan dan kerusuhan lebih besar dalam masyarakat jika dipaksakan. Jauh lebih besar mudaratnya ketimbang manfaatnya. Dalam sistem pemerintahan presidensial tidak memungkinkan bagi parlementer melakukan mosi tidak percaya kepada SBY – Boediono. Mosi tidak percaya parlemen itu biasa dilakukan terhadap perdana menteri, bukan presiden pilihan rakyat langsung. Oleh karena itu yang namanya ‘’impeachment’’ tidak populer dalam hukum tata negara.

Jalannya Pansus Bank Century kental muatan politik dan melibatkan nama Boediono yang ketika itu beliau menjabat Gubernur Bank Indonesia dan satu nama lainnya Sri Mulyani menjabat Menteri Keuangan. Kalau saja Pansus tegas membela kepentingan rakyat kecil, sudah sepatutnya rekomendasi Pansus Bank Century tegas menyimpulkan salahnya Boediono dan Sri Mulyani dalam kaitan mengucuran dana talangan (bailout) Rp6,7 triliun. Kalau itu terjadi besar kemungkinan keduanya bakal mundur atau dimundurkan dari jabatannya. Tapi, tidak akan menyentuh orang nomor satu (SBY) karena kalau dipaksakan bakal terjadi‘’chaos’’ di masyarakat dan mudaratnya sangat besar.

Ronald Surbakti
Jl. Tebet Barat I/19
Jakarta Selatan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: