Posted on April 30, 2010. Filed under: Ruang Publik |

Demokrasi – Ada apa dengan negeri ini? Begitu mudahnya terjadi amuk massa. Hanya kurang dari dua bulan, tiga kali terjadi kerusuhan di tiga daerah berbeda. Awal Maret Makassar rusuh karena bentrokan antara mahasiswa dan polisi, kemudian 14 April aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta bentrok dengan masyarakat di kompleks makam Mbah Priok, di Koja, kemudian Kamis (22/4) buruh perusahaan galangan kapal PT Drydock World Graha Naninda, Tanjung Uncang, Batam, mengamuk karena merasa dihina atasan berkewarganegaraan asing.
Tidak baik dan tidak lancarnya komunikasi diantara kedua pihak yang bertikai merupakan pemicu terjadi bentrokan tersebut. Masing-masing pihak merasa berada di pihak yang benar serta merasa paling berhak. Tak ada yang ingin mengalah. Dan bisa jadi pula akibat terjadinya degradasi moral, baik masyarakat maupun aparat. Mungkin pula bentrokan timbul karena pihak yang terlibat kerusuhan berada dalam tekanan. Aparat ditekan agar melakukan tugas dengan berbagai cara, termasuk kekerasan, sementara masyarakat mudah tersulut akibat tekanan ekonomi, atau merasa sudah sulit untuk mencari keadilan.

Menyimak apa yang berkembang, itu jelas menuntut perhatian dan kerja keras pemerintah dan aparat. Kerusuhan tersebut merupakan isyarat bahwa kerukunan di masyarakat mulai menjadi barang mahal. Rakyat mudah terprovokasi, kemarahan gampang terpicu. Karena itu pemerintah harus mencarikan solusi, melakukan perbaikan di tengah masyarakat dan aparat, terlebih akibat dampak tekanan ekonomi.

Jangan terlalu mudah melakukan kekerasan dalam upaya meredam aksi massa. Sebab, aksi massa dalam menuntut hak mereka tak akan pernah berhenti, termasuk upaya buruh menarik perhatian pemerintah dalam upaya perbaikan nasib, misalnya lewat aksi massa dalam rangka hari buruh sedunia, May Day, yang mungkin terjadi di berbagai kota di Indonesia, Mei mendatang

Farel Kuto
Perum Puri Mas
Sawangan – Depok

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: