Perlunya UU Intelijen

Posted on April 30, 2010. Filed under: Artikel Opini |

Demokrasi – Intelijen yang kuat merupakan alat penangkal bagi segala aspek kehidupan (Ipoleksosbudhankam) yang digunakan untuk kepentingan bangsa dan negara. Dalam pelaksanaannya intelijen perlu dibenahi secara cermat sehingga merupakan suatu kekuatan bagi negara. Perubahan yang akan dilakukan dengan mengedepankan tujuan NKRI bukan merupakan tujuan suatu institusi tetentu. Dimana intelijen harus mengutamakan kepentingan negara dari pada kepentingan kelompok atau penguasa, demikian juga diharapkan kapanpun dan dalam keadaan apapun tidak diintervensi asing.

Negara memang merasakan perlunya membangun intelijen nasional yang kuat dan profesional. Sudah bertahun-tahun hal ini diwacanakan. Tetapi, hanya sampai pada wacana. Realisasi membangun atau memperkuat fungsi intelijen, entah kenapa, tak pernah bisa dimulai. Intelijen akan profesional bila didukung dengan peralatan, personil, pendanaan serta memiliki payung hukum yang jelas. Pemerintah harus berani mengajukan draf rancangan undang-undang intelijen guna memenuhi keamanan masyarakat Indonesia dan masyarakat internasional yang berada di Indonesia dengan tidak mengesam-pingkan HAM.

Isu terorisme merupakan contoh paling tepat untuk memahami pentingnya RUU Intelijen. Ancaman ini hadir di tengah masyarakat. Intelijen membutuhkan kewenangan khusus untuk membaca gerak terorisme sehingga dapat menutup kemungkinan terburuk. Dengan adanya UU Intelijen, maka aktivitas intelijen yang brutal malah dapat dihindari. Perlindungan hukum oleh UU Intelijen diberikan kepada masyarakat maupun kepada intelijen itu sendiri. Payung hukum yang jelas bagi lembaga intelijen juga akan membatasi ruang gerak intelijen sehingga memperjelas mana tindakan yang boleh atau tidak boleh dilakukan oleh intelijen.

Ada pemahaman bersama bahwa peran dan fungsi intelijen dalam negara dan era pemerintahan modern sekarang amatlah strategis. Kebijakan pemerintah dan keputusan-keputusan strategis kepala pemerintahan amat bergantung pada masukan dan rekomendasi intelijen. Mudah disimpulkan bahwa jika informasi maupun rekomendasi intelijen tidak akurat, keputusan kepala pemerintahan bisa menjadi bumerang. Intelijen yang lemah pada gilirannya akan memberi andil yang tidak kecil dalam mereduksi efektivitas pemerintahan.

Sudah waktunya kita memiliki lembaga intelijen yang profesional, yang kerja-kerjanya bisa diukur secara nyata, dan pastinya memberikan kontribusi terbaik bagi negeri ini. Negara yang kuat adalah negara yang memiliki kemampuan intelijen yang kuat.

Vino Siregar
Pemerhati Masalah Politik dan Sosial
Jl.Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Email: vino_siregar@yahoo.com

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: